Penyerahan Sertifikat PayTren Syariah

Ketum MUI Serahkan Sertifikat Syariah ke PayTren Ustadz Yusuf Mansur
Jakarta - DetikNews. Setelah penantian cukup panjang dari usaha Ustad Yusuf Mansur bersama Bapak Hari Prabowo CEO dari PT. Veritra Santosa Internasional atau yang dikenal dengan singkatannya Treni serta seluruh teamnya, akhirnya pada hari yang berbahagia ini tanggal 7 Agustus 2017 di Royal Tulip Bogor menjadi saksi bersejarah penyerahan sertifikat Syariah bagi PayTren oleh Dewan Syariah Nasional. Acara ini dihadiri oleh Ketua Umum APLI Djoko Hartanto Komara, DPS Paytren Ir. H. Adiwarman A. Karim, S.E, MBA. dan Dr. H. Moch Bukhori Muslim, Lc, MA.
Hal istimewanya Sertifikat ini diserahkan langsung oleh Ketua MUI KH Ma’aruf Amin, ini membuktikan bahwa Paytren memang layak mendapatkan kehormatan yang luar biasa ini. Karena memang PayTren telah tumbuh pesat sejak 2013 sampai tahun 2017 telah banyak membantu putra-putri bangsa Indonesia dalam membayar kewajiban tagihan-tagihannya dengan inovasi program pada smartphone.

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin menyerahkan sertifikat syariah kepada perusahaan teknologi finansial Fintech PayTren yang dikembangkan Ustaz Yusuf Mansyur. Sertifikat ini diberikan setelah proses seleksi yang ketat.

“Hari ini tentu hari yang bersejarah, karena PayTren ini sudah lama. Memang sangat hati-hati dan sangat selektif, untuk tidak memberikan (sertifikat) sepanjang persyaratannya belum dipenuhi,” ujar KH Ma’ruf dalam acara penyerahan sertifikat syariah PayTren di Royal Tulip Hotel, Jalan Pasir Angin, Gadog, Sukaraja, Bogor, Senin (7/8/2017).

Ma’ruf mengatakan proses penilaian tetap dilakukan ketat dan sesuai prosedur meskipun hubungan dirinya dengan Ustaz Yusuf Mansyur sangat dekat. Setiap persyaratan harus dipenuhi untuk mengeluarkan sertifikat.
“Walaupun saya sangat kenal Ustaz Yusuf Mansyur itu, dia itu baik. Tapi kalau persyaratan belum terpenuhi, itu kita harus menunggu. Tapi Alhamdulillah sekarang sudah keluar sertifikat syariah, yang namanya e-payment,” ujar Ma’ruf Amin.
Sementara itu, menurut Ustaz Yusuf Mansyur, tidak mudah mendapatkan sertifikat syariah dari MUI. Setiap proses harus dilaluinya dengan tekun.
“Dari awal sudah ngomong, maaf nih ustaz, kalau tidak memenuhi persyaratan kita harus tutup. Bayangin coba kalau ditutup bagaimana ceritanya, saya bilang saya sami’na wa atho’na (mendengar dan menaati), kami minta diberesin dan alhamdulillah mereka semangat dan ini adalah hal-hal baru,” ujar Ustaz Yusuf Mansyur dalam kesempatan yang sama.
Yusuf mengaku aplikasi pembayaran syariah ini merupakan yang pertama di Indonesia. Tidak hanya di tanah air, Fintech PayTren Syariah ini boleh jadi yang pertama di dunia.
“Perlu diketahui kami atas izin Allah adalah fintech syariah pertama di Indonesia, mungkin juga di dunia rasanya yang multi level fintech,” imbuhnya. (nvl/idh)

Pusat Bimbingan & Pendaftaran PayTren
Chat Admin (WhatsApp): 0812-7849-2824

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PayTren itu Positif, yaitu kumpulan orang-orang yang positif, dan hanya menularkan hal-hal yang positif (UYM)